Blog yang Saya ikuti

Rabu, 04 Agustus 2010

Belanja Seruu

Kegiatan berbelanja merupakan hal yang tidak bisa dilepas dari seorang perempuan. Sebagai spesialis penanggung jawab dapur rumah tangga, perempuan harus punya keahlian berbelanja. Iya, benar! Keahlian berbelanja itu penting bagi perempuan. Dengan memiliki keahlian, berbelanja bukan hanya menjadi rutinitas, tetapi akan terasa menyenangkan.

Sekarang ini, selain ibu-ibu rumah tangga, berbelanja juga dilakukan oleh anak muda atau remaja putri. Jika ibu-ibu rumah tangga berbelanja kebutuhan dapur, maka anak muda dan remaja berbelanja kebutuhan gaya hidup. Hehe... Karena tidak bisa dipungkiri bahwa gaya hidup telah memengaruhi keseharian mayoritas orang menengah ke atas. Mulai dari tren berpakaian, aksesoris, dan termasuk pula pola makan. Sehingga, banyak orang yang terjebak dalam perilaku konsumtif akibat kurangnya pemahaman mengenai keahlian berbelanja.

Salah satu kebiasaan dalam berbelanja adalah memborong di awal bulan gajian. Entah sejak kapan kebiasaan itu mulai berkembang di masyarakat, tapi yang jelas melatarbelakangi kebiasaan tersebut yaitu penilaian bahwa berbelanja borong di awal bulan gajian akan lebih menghemat pengeluaran untuk kebutuhan selama sebulan. "Yaah, dibanding membeli sedikit-sedikit, lebih baik beli banyak sekalian supaya tidak bolak-balik berbelanja, sudah irit ongkos, juga irit harga karena penjual menarik keuntungan lebih kecil." Kira-kira seperti itulah pemikiran para pembeli. Uang ada ditangan, kesempatan terbuka lebar, senanglah hati ini...

Namun, ada beberapa hal yang patut diwaspadai perempuan dalam berbelanja. Pertama yaitu lapar mata. Lapar mata akan membawa perempuan yang cenderung terbawa perasaan senang berbelanja ini, untuk membeli barang-barang yang kurang dibutuhkan. Kedua yaitu waktu yang terbuang. Ketiga yaitu termakan rayuan diskon / sale. Dan yang terakhir adalah pengeluaran membengkak.

Oleh karena itu, marilah kita paparkan keahlian berbelanja yang baik untuk dilatih sejak dini. Berdasarkan pengalaman, keahlian utama adalah memilih kualitas barang. Seperti misalnya memilih sayuran segar, daging berkualitas, jahitan kuat, bahan nyaman di badan, dan lain sebagainya. Keahlian selanjutnya yaitu menawar harga. Berbelanja barang berkualitas dengan harga murah adalah dambaan kan? Kemudian, untuk mengatasi hal-hal yang perlu diwaspadai di atas, kita hanya perlu merencanakan belanja dengan daftar belanjaan yang telah di edit dan seleksi. Daftar belanjaan itu menjadi petunjuk saat di pasar atau swalayan, agar mata tidak jelalatan ataupun terrayu obral, sehingga waktu yang digunakan berbelanja bisa lebih singkat. Nah, hal terakhir dalam melatih keahlian berbelanja adalah dengan membawa uang tunai pas-pasan atau sedikit saja. Dengan begitu, hasrat berbelanja dapat lebih ditekan.

Semoga ulasan ini dapat bermanfaat bagi yang membacanya. Pesan saya, pengalaman adalah guru yang berharga. Jadi, gunakanlah pengalaman berbelanja kita untuk melatih keahlian berbelanja yang lebih baik lagi. Terima kasih telah membaca.
Wassalam.
^__^

ditulis oleh : Dewi Tirtasari.

2 komentar: