Blog yang Saya ikuti

Tampilkan postingan dengan label Fisika kita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fisika kita. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Juli 2021

KELAJUAN, KECEPATAN, GLB, GLBB

Bismillah. 

Murid-murid, setelah menyimak penjelasan tentang Jarak, Perpindahan, Kelajuan, dan Kecepatan, yuk isi LEMBAR KERJA DIGITAL 2

💨

Murid-murid, mari kita pahami lebih lanjut tentang GLB dan GLBB dengan SEMANGAT!!! 

Mula-mula, kamu bisa tonton video ini : Paham GLB GLBB

Alhamdulillah, sekarang kamu sudah tambah Paham kan tentang GLB dan GLBB? 

BAGUS! 😊

Jika kamu masih belum paham, ulangi lagi menonton video tadi ya! 😊 

Ulangi sampai tambah Paham 👍


Lanjuuuut 🚀

Yuk Tonton video ini: BBC FREE FALL DEMO

Pada video ini, diperlihatkan bola Bowling yang beraaat, jatuh secara bersamaan dengan bulu putih. 

Peristiwa ini dinamakan dengan GERAK JATUH BEBAS. 

Gerak Jatuh Bebas terjadi akibat tarikan GAYA GRAVITASI BUMI, yang menghasilkan PERCEPATAN GRAVITASI sebesar 10 meter / sekon^2 (10 meter per sekon kuadrat). 

Gerak Jatuh Bebas adalah peritiwa yang merupakan contoh GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN. 

Contoh lain dari GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN yaitu kendaraan yang diREM perlahan, sehingga kecepatannya berkurang secara beraturan. 

Bisalah kamu cari lagi contoh lainnya? 


Sampai sini dulu ya pembahasannya. 

Untuk bahan evaluasi harian, isilah ini ya LEMBAR KERJA DIGITAL 3


TERIMAKASIH untuk Semangat Belajarnya! 😊

semoga kita bisa ketemu di waktu dan tempat yang baik.






Minggu, 05 Juni 2011

Motion (Physics Lesson)

Describing Motion

We already know that many things in this world are moving. For example, a cyclist moving along a straight line, cars on the highway, planes in the sky and trains traveling between stations, etc.
How do we describe such movements? In Physics, kinematics is the study of the motion of objects. Kinematics is the science of describing the motion of objects using words, diagrams, numbers, graphs, and equations. Kinematics is a branch of mechanics. The goal of any study of kinematics is to develop sophisticated mental models that serve to describe (and ultimately, explain) the motion of real-world objects.

Now, what is the meaning of motion? Such terms as scalars, vectors, distance, displacement, speed, velocity and acceleration, are used with regularity to describe the motion of objects.

Distance and displacement are two quantities that may seem to mean the same thing yet have distinctly different definitions and meanings.
  • Distance is a scalar quantity that refers to "how much ground an object has covered" during its motion.
  • Displacement is a vector quantity that refers to "how far out of place an object is"; it is the object's overall change in position.
You must also know that a vector quantity such as displacement is direction-aware and a scalar quantity such as distance is ignorant of direction. When an object changes its direction of motion, displacement takes this direction change into account; heading the opposite direction effectively begins to cancel whatever displacement there once was.

Just as distance and displacement have distinctly different meanings (despite their similarities), so do speed and velocity. Speed is a scalar quantity that refers to "how fast an object is moving." Speed can be thought of as the rate at which an object covers distance. Velocity is a vector quantity that refers to "the rate at which an object changes its position." Velocity is a vector quantity. As such, velocity is direction aware. When evaluating the velocity of an object, one must keep track of direction. It would not be enough to say that an object has a velocity of 55 mi/hr. One must include direction information in order to fully describe the velocity of the object. For instance, you must describe an object's velocity as being 55 mi/hr, east. This is one of the essential differences between speed and velocity. Speed is a scalar quantity and does not keep track of direction; velocity is a vector quantity and is direction aware.

Note that speed has no direction (it is a scalar) and the velocity at any instant is simply the speed value with a direction.

Since a moving object often changes its speed during its motion, it is common to distinguish between the average speed and the instantaneous speed. The distinction is as follows.

Instantaneous Speed - the speed at any given instant in time.
Average Speed - the average of all instantaneous speeds; found simply by a distance/time ratio.

In conclusion, speed and velocity are kinematic quantities that have distinctly different definitions. Speed, being a scalar quantity, is the rate at which an object covers distance. The average speed is the distance (a scalar quantity) per time ratio. Speed is ignorant of direction. On the other hand, velocity is a vector quantity; it is direction-aware. Velocity is the rate at which the position changes. The average velocity is the displacement or position change (a vector quantity) per time ratio.

Jumat, 04 Maret 2011

MEKANIKA FLUIDA

Apa sih, mekanika fluida? Kedengarannya aneh. Eits, tunggu dulu. Kamu bisa bilang aneh, karena kamu belum tahu kan, apa itu mekanika fluida? So, let’s check this out!

Arti kata mekanika, kalau kamu mau rajin baca di kamus, yaitu : gerakan. Sedangkan, kata fluida berarti zat cair atau cairan. Maka, mekanika fluida dapat diartikan sebagai gerakan zat cair.

Terus? Kenapa? Apa bagusnya gerakan zat cair?

Kenapa kita perlu tahu dan perlu belajar mekanika fluida?

Seperti kita ketahui, bumi tempat kita dilahirkan dan hidup, memiliki banyak sekali air, baik itu air laut maupun air tanah. Persentase air di bumi, berdasarkan perhitungan yaitu sebesar _. Selain itu, tubuh kita pun mayoritasnya terdiri dari air. Pompa air, PLT turbin air, parfum di botol, air mancur, air terjun, air hujan, semua hal tersebut dan masih banyak hal lainnya, berhubungan dengan mekanika fluida.

Apa saja yang terdapat dalam mekanika fluida?

Sebelum benar-benar mengungkap rahasia dalam mekanika fluida, kita perlu tahu terlebih dahulu, sifat-sifat yang ada pada zat cair. Untuk memudahkan pemahaman kita, zat cair yang akan kita bahas sekarang hanya air atau H2O, walau sebenarnya zat cair bermacam-macam. Mengetahui sifat-sifat zat cair akan membuat kita mengerti atas perilaku terbentuknya sebuah tetesan air, terapung atau tenggelamnya benda di dalam air, dan sebagainya.

Setelah kita tahu sifat-sifat fisis air, kita dapat mengenal mekanika fluida dari beberapa hasil temuan / pemikiran beberapa ilmuwan, yaitu Pascal, Archimedes, Gauge, Bernoulli, dan Poiseuille. Masing-masing temuan tersebut, membentuk cabang-cabang dalam mekanika fluida. Hingga kini, mekanika fluida terkelompok / bercabang menjadi fluida statis dan fluida dinamis.

Jika sudah belajar dan paham mekanika fluida, apa yang bisa kita lakukan? Untuk apa ilmu mekanika fluida kita ini?

Beberapa aplikasi atau penerapan ilmu mekanika fluida yang familiar di kehidupan kita sehari-hari di antaranya pengembangan teknologi kapal selam, wahana permainan air, pembangkit listrik tenaga turbin air, dongkrak hidrolik, dan lain sebagainya.

Jika kita bisa pahami mekanika fluida ini dengan baik, betaba besarnya peluang kita untuk berkontribusi memajukan teknologi dalam negeri. Karena, teknologi di Indonesia masih jauh dari negara-negara seperti Malaysia, India, Korea Selatan, apalagi Jepang atau negara-negara di Eropa dan Amerika. Kalau teknologi kita maju, kan kita juga yang pakai, untuk kesejahteraan rakyat Indonesia juga. Tidak melulu menjadi konsumen produk import.

Jadi, apakah kamu siap untuk belajar mekanika fluida sekarang?

Ada kompetensi dasar yang harus kita capai, terkait mekanika fluida.

1. Menganalisis hukum-hukum yang berhubungan dengan fluida static dan dinamik, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Lalu, indikator pencapaiannya adalah sebagai berikut.

1. Menjelaskan dan memformulasikan tekanan hidrostatik

2. Menjelaskan dan memformulasikan tekanan atmosfer

3. Memformulasikan hukum dasar fluida statik

4. Menerapkan hukum dasar fluida statikk pada masalah fisika sehari-hari

5. Menjelaskan dan menganalisis peristiwa yang berkaitan dengan tegangan permukaan

6. Menjelaskan dan menganalisis peristiwa kapilaritas

7. Memformulasikan hukum dasar fluida dinamik

8. Menerapkan hukum dasar fluida dinamik pada masalah fisika sehari-hari

9. Menjelaskan dan memformulasikan viskositas suatu fluida

10. Menjelaskan dan memformulasikan hukum stokes

Bismillahirrahmaanirrahiim.

A. Tekanan Hidrostatik

Tekanan hidrostatik dapat diartikan sebagai tekanan pada air yang diam di dalam suatu wadah tertentu. Misalnya, saat kita berenang di kolam renang, air kita anggap diam (tidak mengalir), tubuh kita mendapat tekanan dari segala arah oleh air. Tarikan dan dorongan dari tangan dan kaki kita saat berenang, bereaksi dengan tekanan air sehingga kita bisa meluncur di kolam.

Secara matematis, tekanan hidrostatik dinyatakan dengan

Ph = ρ g h

Dengan keterangan bahwa

Ph = tekanan hidrostatik

ρ = massa jenis zat cair

h = kedalaman benda dalam zat cair

B. Hukum Pascal

“tekanan yang diberikan pada suatu cairan yang tertutup diteruskan tanpa berkurang ke tiap titik dalam fluida dan ke dinding bejana”.

Sebuah terapan sederhana prinsip Pascal adalah dongkrak hidrolik.

Secara matematis, hukum Pascal dinyatakan dengan

F2 = (F1 / A1) A2 = (A2 / A1) F1


to be continue...

^_^

Sabtu, 19 Februari 2011

sedikit tentang - Zat Padat -

Suatu cabang ilmu Fisikak yang mempelajari tentang kristal dan susunan atom-atom pembentuknya secara geometris, dinamakan Kristalofrafi (Christallography).

Setiap zat tersusun oleh banyak atom-atom ayng bergabung menjadi molekul agar keadaannya lebih stabil layaknya kestabilan atom-atom gas mulia. Khusus untuk Zat Padat, terdapat sifat mekanik dan optik. Berdasarkan struktur penyusunan atom-atom dalam Zat Padat dikenal dua macam zat padat, yaitu zat padat KRISTAL dan zat padat AMORF. Apabila susunan atom-atom atau molekul memiliki keteraturan pada jarak panjang dan periodik (berulang), maka zat padat disebut zat padat Kristal. Apabila susunannya tidak teratur atau hanya memiliki keteraturan pada jarak pendek, maka disebut zat padat Amorf.

Sementara, zat padat Kristal dibagi lagi atas
1. Zat Padat Kristal Tunggal atau Mono Kristal atau Kristal Sempuna
2. Zat Padat Poli Kristal

(sumber : Fisika SMA, Marten Kanginan)

Law of Laplace

Sebenarnya, Laplace merupakan nama seseorang yang menemukan hukum Ampere. Sehingga, namanya sering juga diabadikan sebagai pengganti nama hukum Ampere, yaitu Hukum Laplace.

1. hukum yang memberikan imbas magnetik dB (r) pada suatu titik (dinyatakan dengan vektor uji r ) yang dihasilkan oleh unsur ids arus tertentu; imbas magnetikk itu dinyatakan dalam unsur arus tersebut dan kedudukan relatifnya terhadap titik itu, begini :

dB(r) = (miu / 4 phi) [(i ds x r) / r^3]

2. hukum yang memberikan integral garis sepanjang lintasan tertutup dari medan magnet H yang dihasilkan oleh arus tertentu, dinyatakan dalam arus total I yang diliputi lintasan itu; jadi:
closedIntegral dari H . ds = I

(sumber : Kamus Fisika; penerbit : Balai Pustaka)

Kalian bingun???
SAMA!! *_*

kalau begitu, nantikan Versi baru selanjutnya. Insya Allah.
Semoga, versi berikutnya dapat lebih mudah dipahami.

Harmonic Motion

Dalam bahasa Indonesia, Harmonic Motion diartikan sebagai Gerak Selaras. Menurut kamus Fisika yang diterbitkan oleh Balai Pustaka, definisi Gerak Selaras : gerak berkala dengan fungsi sinusoidal terhadap waktu yaitu gerak sepanjang suatu garis yang memenuhi persamaan

x = a cos (omega.t + teta)

disini t adalah parameter waktu,
a, omega, dan teta adalah tetapan-tetapan yang berturut-turut amplitudo, frekuensi-sudut, dan sudut-fase.

Gerak Selaras juga disebut Gerak Harmonik.

Semoga bermanfaat. ^v^

Rabu, 12 Januari 2011

Laser Type

Laser adalah alat yang memancarkan cahaya (radiasi elektromagnetik) melalui proses amplifikasi optik berdasarkan emisi terstimulasi foton. The "laser" Istilah ini berasal sebagai singkatan untuk Light Amplifikasi oleh Merangsang Emisi Radiasi [1] [2] sinar laser yang dipancarkan adalah penting untuk tingkat tinggi koherensi spasial dan temporal, tak terjangkau menggunakan teknologi lainnya..

koherensi spasial biasanya diekspresikan melalui output menjadi balok sempit yang difraksi terbatas, sering apa yang disebut "sinar pensil." Sinar laser bisa difokuskan ke tempat yang sangat kecil, mencapai radiasi sangat tinggi. Atau mereka dapat diluncurkan ke seberkas perbedaan yang sangat rendah untuk memusatkan kekuasaan mereka pada jarak yang besar.

Temporal (atau longitudinal) koherensi menyiratkan gelombang terpolarisasi pada satu frekuensi yang fase ini berkorelasi dengan jarak yang relatif besar (panjang koherensi) di sepanjang balok [3] Sebuah sinar yang dihasilkan oleh sumber cahaya termal atau lainnya tidak koheren memiliki. Amplitudo sesaat dan fase yang bervariasi secara acak terhadap waktu dan posisi, dan dengan demikian panjang koherensi sangat singkat.

Sebagian besar apa yang disebut "single panjang gelombang" laser sebenarnya menghasilkan radiasi dalam beberapa mode memiliki frekuensi sedikit berbeda (panjang gelombang), sering tidak dalam polarisasi tunggal. Dan meskipun koherensi temporal menyiratkan monochromaticity, bahkan ada laser yang memancarkan cahaya spektrum yang luas, atau panjang gelombang yang berbeda memancarkan cahaya secara bersamaan. Ada beberapa laser yang tidak mode spasial tunggal dan akibatnya sinar cahaya mereka menyimpang lebih dari yang dibutuhkan oleh batas difraksi. Namun semua perangkat tersebut diklasifikasikan sebagai "laser" berdasarkan metode mereka menghasilkan cahaya: emisi dirangsang. Laser bekerja di aplikasi di mana terang koherensi spasial atau temporal yang diperlukan tidak dapat diproduksi menggunakan teknologi sederhana.

Laser Kata dimulai sebagai akronim untuk "amplifikasi lampu oleh emisi radiasi terstimulasi", dimana "cahaya" secara luas menunjukkan radiasi elektromagnetik frekuensi apapun, tidak hanya cahaya; maka laser inframerah, laser ultraviolet, laser sinar X, dan sebagainya . Karena pendahulu microwave dari laser, maser itu, dikembangkan pertama, perangkat semacam ini beroperasi pada frekuensi gelombang mikro dan radio yang disebut sebagai "Maser" daripada "laser microwave" atau "laser radio". Dalam literatur teknis awal, terutama di Bell Laboratories Telepon, laser ini disebut maser optik; istilah ini sekarang usang [4].

Sebuah laser yang menghasilkan cahaya dengan sendirinya adalah sebuah osilator optik teknis daripada sebuah amplifier optik seperti yang disarankan oleh akronim. Telah bercanda dicatat bahwa LOSER singkatan, untuk "osilasi cahaya oleh emisi radiasi terstimulasi" akan lebih benar. [5] Dengan meluasnya penggunaan akronim asli sebagai kata benda umum, amplifier optik yang sebenarnya telah datang dirujuk sebagai "amplifier laser", terlepas dari redundansi jelas dalam penunjukan itu.

Kata kerja back-dibentuk untuk Lase sering digunakan di lapangan, yang berarti "untuk memproduksi sinar laser," [6] terutama dalam kaitannya dengan media gain laser, ketika laser beroperasi dikatakan menjadi "penguat." penggunaan lebih lanjut dari kata-kata laser dan maser dalam arti yang diperpanjang, tidak mengacu pada teknologi laser atau perangkat lain, dapat dilihat dalam penggunaan seperti maser astrofisika dan laser atom.

laser terdiri dari media keuntungan di dalam rongga optik yang sangat reflektif, serta sebagai sarana untuk pasokan energi ke medium keuntungan. Media gain merupakan bahan dengan sifat yang memungkinkan untuk memperkuat cahaya oleh emisi dirangsang. Dalam bentuk yang paling sederhana, rongga terdiri dari dua mirror yang diatur sedemikian rupa sehingga cahaya memantul kembali dan sebagainya, setiap kali melewati media keuntungan. Biasanya salah satu dari dua cermin, yang coupler output, sebagian transparan. Sinar laser keluaran dipancarkan melalui cermin ini.

Cahaya panjang gelombang tertentu yang melewati media gain diperkuat (peningkatan daya); cermin sekitarnya memastikan bahwa sebagian cahaya membuat banyak melewati melalui media keuntungan, yang diperkuat berulang kali. Bagian dari cahaya yang berada di antara cermin (yaitu, dalam rongga) melewati sebagian cermin transparan dan lolos sebagai seberkas cahaya.

Proses penyediaan energi yang diperlukan untuk amplifikasi disebut memompa. Energi yang biasanya disediakan sebagai arus listrik atau sebagai cahaya pada panjang gelombang yang berbeda. cahaya tersebut dapat disediakan oleh lampu kilat atau mungkin laser lain. laser praktis Kebanyakan mengandung unsur-unsur tambahan yang mempengaruhi sifat seperti panjang gelombang dari cahaya yang dipancarkan dan bentuk balok.

Media gain laser merupakan bahan kemurnian dikendalikan, ukuran, konsentrasi, dan bentuk, yang menguatkan sinar oleh proses emisi dirangsang. Hal ini dapat dari setiap negara: gas, cair, padat atau plasma. Media Keuntungan pompa menyerap energi, yang menimbulkan beberapa elektron menjadi energi yang lebih tinggi ("gembira") menyatakan kuantum. Partikel dapat berinteraksi dengan cahaya oleh baik menyerap atau memancarkan foton. Emisi dapat spontan atau dirangsang. Dalam kasus terakhir, foton dipancarkan dalam arah yang sama seperti cahaya yang lewat. Bila jumlah partikel dalam satu keadaan tereksitasi melebihi jumlah partikel di beberapa negara yang lebih rendah-energi, inversi populasi dicapai dan jumlah emisi terstimulasi karena cahaya yang melewati lebih besar dari jumlah penyerapan. Oleh karena itu, cahaya diperkuat. Dengan sendirinya, ini membuat sebuah amplifier optik. Ketika sebuah amplifier optik tersebut diletakkan di dalam rongga resonansi optik, diperoleh laser.

Cahaya yang dihasilkan oleh emisi terstimulasi sangat mirip dengan sinyal input dari segi panjang gelombang, fase, dan polarisasi. Sinar laser ini memberikan karakteristik koherensi, dan memungkinkan untuk menjaga polarisasi seragam dan sering monochromaticity didirikan oleh desain rongga optik.

Resonator optik kadang-kadang disebut sebagai "rongga optik", tapi ini adalah sebuah ironi: laser menggunakan resonator terbuka yang bertentangan dengan rongga literal yang akan dipekerjakan pada frekuensi gelombang mikro dalam sebuah maser. resonator yang biasanya terdiri dari dua cermin antara yang sinar koheren perjalanan cahaya di kedua arah, mencerminkan kembali pada dirinya sendiri sehingga sebuah foton rata-rata akan melewati media mendapatkan berulang kali sebelum dipancarkan dari lubang keluaran atau hilang untuk difraksi atau penyerapan. Jika keuntungan (amplifikasi) dalam medium lebih besar daripada kerugian resonator, maka kekuatan cahaya sirkulasi dapat naik secara eksponensial. Tetapi setiap acara emisi terstimulasi kembali atom dari keadaan tereksitasi ke keadaan dasar, mengurangi keuntungan medium. Dengan meningkatkan daya balok keuntungan bersih (keuntungan kali rugi) mengurangi untuk persatuan dan media mendapatkan dikatakan jenuh. Dalam gelombang kontinu (CW) laser, keseimbangan daya pompa terhadap risiko mendapatkan kejenuhan dan rongga menghasilkan nilai keseimbangan dari kekuatan laser di dalam rongga; keseimbangan ini menentukan titik operasi laser. Jika daya pompa yang digunakan adalah terlalu kecil, keuntungan tidak pernah akan cukup untuk mengatasi kerugian resonator, dan sinar laser tidak akan diproduksi. Daya pompa minimum yang dibutuhkan untuk memulai tindakan laser disebut ambang penguat. Media keuntungan akan memperkuat setiap foton melewatinya, tanpa arah, tetapi hanya foton dalam modus spasial didukung oleh resonator akan melewati lebih dari sekali melalui media dan menerima amplifikasi substansial.

Balok dalam rongga dan output dari sinar laser, saat bepergian di dalam ruang bebas (atau medium homogen) daripada pandu (seperti dalam sebuah laser serat optik), dapat diperkirakan sebagai balok Gaussian di laser paling; seperti balok pameran divergensi minimum untuk diameter tertentu. Namun beberapa laser daya tinggi mungkin multimode, dengan mode melintang sering didekati dengan menggunakan Hermite-Gaussian atau fungsi Laguerre-Gaussian. Telah ditunjukkan bahwa resonator laser stabil (tidak digunakan dalam laser paling) menghasilkan fraktal berbentuk balok [7] Dekat "pinggang" berkas (atau wilayah fokal) itu sangat collimated:. Muka gelombang adalah planar, normal terhadap arah propagasi , dengan tidak ada perbedaan balok pada saat itu. Namun karena difraksi, yang hanya bisa tetap setia baik dalam rentang Rayleigh. Sinar dari mode melintang tunggal (gaussian beam) laser akhirnya menyimpang pada sudut yang berbanding terbalik dengan diameter balok, sebagaimana diharuskan oleh teori difraksi. Jadi, "balok pensil" langsung dihasilkan oleh laser helium-neon biasa akan menyebar ke ukuran mungkin 500 kilometer ketika bersinar di Bulan (dari jarak bumi). Di sisi lain cahaya dari laser semikonduktor biasanya keluar dari kristal kecil dengan perbedaan besar: sampai 50 °. Namun bahkan seperti sinar divergen bisa diubah menjadi sinar yang sama collimated melalui suatu sistem lensa, seperti yang selalu disertakan, misalnya, dalam laser pointer yang cahayanya berasal dari dioda laser. Itu dimungkinkan karena cahaya kesejahteraan mode spasial tunggal. Properti unik dari sinar laser, koherensi spasial, tidak dapat direplikasi menggunakan sumber cahaya standar (kecuali dengan membuang sebagian besar cahaya) sebagai dapat dihargai dengan membandingkan balok dari senter (obor) atau sorotan untuk yang hampir laser apapun.

Mekanisme memproduksi radiasi laser bergantung pada emisi terstimulasi, dimana tenaga diambil dari transisi dalam sebuah atom atau molekul. Ini adalah fenomena kuantum ditemukan oleh Einstein yang berasal hubungan antara emisi A spontan koefisien menggambarkan dan koefisien B yang berlaku untuk penyerapan dan emisi dirangsang. Namun dalam kasus laser elektron bebas, tingkat energi atom yang tidak terlibat, tampak bahwa pengoperasian perangkat ini agak eksotis dapat dijelaskan tanpa merujuk pada mekanika kuantum.

Sabtu, 04 Desember 2010

Balmer atom Hidrogen

A. DERET BALMER

Deret Balmer merupakan himpunan garis spectrum atom hydrogen yang bersangkutan dengan de-eksitasi ke edaran dengan bilangan satu utama n = 2. Garis dengan panjang gelombang terbesar 656,3 nm diberi lambang Hα disebelahnya yang panjang gelombangnya 486,3 nm diberi lambang Hβ , dan seterusnya. Ketika panjang gelombangnya bertambah kecil, garisnya didapatkan bertambah dekat dan intensitasnya lebih lemah sehingga batas deret pada 364,6 nm dicapai, diluar batas itu tidak terdapat lagi garis yang terpisah, hanya terdapat spectrum kontinu yang lemah.

Rumus Balmer untuk panjang gelombang dalam deret ini memenuhi

n = 3,4,5, …

Konstanta R dikenal sebagai tetapan Rydberg, yang mempunyai harga

R = 1,097 x 10-7 m-1

R = 0,01097 nm

Garis Hα bersesuaian dengan n = 3, garis Hβ dengan n = 4, dan seterusnya. Batas deret bersesuaian dengan n =∞, sehingga pada saat itu, panjang gelombangnya adalah 4/R sesuai dengan eksperimen. Deret Balmer hanya berisi panjang gelombang pada bagian tampak dari spectrum hydrogen. Garis spectral hydrogen dalam daerah ultra ungu (ultra violet) dari infra merah jatuh pada beberapa deret lain. Dalam daerah ultra ungu terdapat deret Lyman yang mengandung panjang gelombang yang ditentukan oleh rumus

1. Rumus Deret Spektral Hidrogen

Jika bilangan kuantum keadaan awal (energy lebih tinggi) ialah n1 dan bilangan kuantum akhir (energy lebih rendah) ialah nt, kiya nyatakan bahwa

Energy awal - Energi akhir = Energi Foton

Ei - Ef = h ν

Dengan ν menyatakan frekuensi foton yang dipancarkan. Dari persamaan berikut

En = - me4 1 = E1 n = 1,2,3 … (persamaan tingkat energy foton)

2 h2 n2 n2

Maka kita peroleh

Ei – Ef = E1 - = - E1

Kita ingat bahwa sebelumnya E1 adalah bilangan negative (-13,6 eV), sehinggga E1 adalah bilangan positif. Frekuensi foton yang dipancarkan dalamtransisi ini adalah

ν = Ei – Ef = - E1 karena λ = c / ν, 1/ λ = ν / c

h h

dan - E1 ………………… spectrum hydrogen

h

Persamaan ini menyatakan bahwa radiasi yang dipancarkan oleh atom hydrogen yang tereksitasi hanya mengandung panjang gelombang tertentu saja.

2. Menentukan Konstanta Rhydberg

Pengukuran panjang gelombang yang dipancarkan oleh atom hydrogen tereksitasi didasarkan pada prinsip interferensi dengan menggunakan kisi-kisi interferensi konstruktif terjadi bila beda lintasan merupakan kelipatan dari panjang gelombangnya.

· n λ = d sin θ

n = orde difraksi 1, 2, 3, …

3. Tingkat Energi dan Spektrum

Berbagai orbit yang diijinkan berkaitan dengan energy electron yang berbeda-beda. Energy electron En = -e2 dengan rn = n2 h2 εo

Dan En =

Tingkat energy ini negative karena electron tidak memiliki cukup energy untu melarikan diri dari atom. Deretan tingkat energy merupakan karakteristik semua atom. Kehadiran tingkat energy

Sabtu, 14 Agustus 2010

Apa itu Fisika

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Di rumah, di taman, di laut, di gunung, di banyak sekali tempat di bumi dan di langit, fisika dapat kita temui. Sebenarnya, fisika merupakan suatu cabang ilmu pengetahuan alam, yang mempelajari semua hal yang berkaitan dengan energi. Energi memang ada dimana-mana. Energi diperlukan manusia untuk hidup. Energi juga diperlukan bumi untuk rotasi dan revolusi. Makanya, fisika ada dimana-mana.

Cahaya, suara, listrik, angin, cuaca, dan air adalah beberapa contoh materi yang dipelajari dalam fisika. Walaupun, sebenarnya fisika seperti tak terbatas, ada dimana pun. Jika kalian ingat kembali, salah seorang ilmuwan fisika ternama, Galileo Galilei memulai satu penemuan besarnya ketika ia duduk-duduk di bawah pohon apel. Atau Alfa Edison yang malah mengerami telur ayam sendiri. Jadi, hanya perlu buka mata, hati, dan pikiran untuk memahami apa yang ada.

Pengetahuan tentang fisika, kemudian dikembangkan dalam bentuk tulisan, baik teori maupun angka-angka. Banyak kemajuan teknologi yang ada saat ini, berasal dari hasil penemuan ilmu fisika. Ilmu memang membawa manfaat yang besar bagi kita, begitu pula ilmu fisika. Namun, terkadang terjadi kesalahpahaman tentang fisika, yaitu keidentikkan fisika dengan rumus dan perhitungan rumit. Padahal, rumus dan perhitungan itu hanya alat yang digunakan sebagai perantara untuk menjelaskan ilmu fisika.

Mempelajari fisika dapat mendekatkan diri kita, kepada Allah SWT. Karena, dengan semakin mengenal alam, maka akan semakin terlihat betapa besar kekuatan Allah SWT dalam menciptakan alam semesta dan kehidupan kita. Di dalam Al-Qur'an pun, Allah SWT berfirman mengenai penciptaan bumi dan langit, pergantian siang dan malam, perhitungan waktu, yang menunjukkan pentingnya pemahaman mengenai jagad raya, salah satunya melalui ilmu fisika.

Wallahu a'lam bi ash-shawab.