Blog yang Saya ikuti

Rabu, 19 Januari 2011

Katak, Kelinci, dan Monyet : Berebut Kue Moci

Pada jaman dahulu kala, seekor Katak, seekor Kelinci, dan seekor Monyet, bersama-sama menumbuk beras untuk membuat kue MOCI. Ketika kue hampir jadi, si Monyet berkata, "Ahh, membosankan jika kue moci ini harus dibagi bertiga dan makan bersama. Bagaimana kalau kita lemparkan kue moci ini dari puncak gunung ke lembah, dan siapa yang sampai lebih dulu, boleh memakannya".

Dengan percaya diri, kelinci yang yakin pada kemampuannya berlari cepat, berkata, "oke, ini ide yang bagus!" kata kelinci. Tetapi, si katak berkata, "tidak, aku tidak suka ide itu. ayo kita bagi saja kue ini bertiga".

Namun, Kelinci dan Monyet tidak mempedulikan pendapat katak. Dengan suara dua banding satu, diputuskan seperti yang disarankan monyet tadi. Kemudian, bersama-sama dan susah payah mereka membawa lesung berisi moci tadi ke puncak gunung.


Lalu, dalam hitungan satu, dua, tiga mereka melemparnya ke lembah dan mengejarnya dengan kecepatan penuh.

Monyet yang bersemangat, berlari sambil berteriak, "aku yang pertama". Tetapi, si monyet tersandung batu dan terjatuh tepat ke batu dengan bokong lebih dahulu. Si monyet mengerang kesakitan "aww, aww, aww, bokongku sakit". Ternyata, bokongnya merah terang akibat terbentur batu.


Sementara kelinci, mengejarnya dan mencoba meraih lesung moci dengan cakar-cakarnya. Tapi lesung itu terus berguling turun dan menghancurkan cakar-cakar depan kelinci, sehingga membuatnya menjadi lebih pendek.


Nah, si katak dengan lambat menuruni lereng gunung, berkata "aku tidak mungkin mendapatkan kue moci ini dengan berlari," namun ia melihat kue moci berceceran dan berkata, "wah beruntung sekali aku bisa memakani kue moci yang berceceran ini". Dan si katak pun memungiti banyak potongan kue moci dan memakannya, sehingga perutnya pun menggelembung dan membesar.


Konon, itulah mengapa hingga kini cakarkaki depan kelinci itu pendek, bokong monyet itu merah, dan perut katak besar dan menggelembung.


(legenda dari jepang, sumber NHK WORLD)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar